Artikel Geely

Daftar Lengkap Mobil Geely di Indonesia 2026: EX2, EX5, Starray EM-i, Coolray

Rangkuman lengkap 4 model Mobil Geely di Indonesia 2026 — EX2, EX5, Starray EM-i, dan Coolray. Bandingkan harga, teknologi, dan segmen tiap model sebelum membeli.
Mobil Geely di Indonesia

Dalam waktu kurang dari dua tahun sejak masuk ke Indonesia, Mobil Geely di Indonesia berhasil membangun lineup yang cukup lengkap: dari mobil listrik murni, plug-in hybrid, sampai SUV bensin konvensional. Empat model ini — EX2, EX5, Starray EM-i, dan Coolray — masing-masing menyasar segmen dan kebutuhan yang berbeda, sehingga hampir mencakup semua jenis pembeli mobil di Indonesia. Artikel ini merangkum keempatnya sekaligus, supaya kamu bisa melihat gambaran besar sebelum memutuskan model mana yang paling sesuai.

Ikhtisar Lineup Mobil Geely di Indonesia

ModelSegmenJenis PenggerakHarga OTRJarak Tempuh
Geely EX2Hatchback kompakListrik murni (BEV)Rp239,9 – 285 juta310 – 410 km
Geely EX5SUV (C-SUV)Listrik murni (BEV)Rp465 – 512 jutahingga 495 km
Geely Starray EM-iSUVPlug-in Hybrid (PHEV)Rp499 – 504 jutahingga 1.000 km (gabungan)
Geely CoolrayCompact SUV, 5 seaterBensin turboRp333 – 377 juta

Catatan: harga dan spesifikasi dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan dealer resmi.

Dari tabel di atas terlihat jelas bahwa Geely tidak menaruh semua taruhannya pada satu jenis teknologi. Alih-alih memaksa konsumen langsung beralih penuh ke listrik, Geely justru menyediakan “tangga” — mulai dari EV murni untuk yang sudah siap, PHEV untuk yang ingin transisi bertahap, sampai bensin konvensional untuk yang belum tertarik elektrifikasi sama sekali.

1. Geely EX2 — Pintu Masuk Termurah ke Mobil Listrik

EX2 adalah jawaban Geely untuk pembeli yang selama ini terpaku di segmen hatchback bensin seperti Agya, Brio, atau Ayla, tapi penasaran mencoba mobil listrik. Dengan harga mulai Rp239,9 juta, EX2 bahkan lebih murah dari beberapa varian tertinggi hatchback bensin populer.

Dibangun di atas platform GEA (Global Intelligent New Energy Architecture) yang memang dirancang khusus untuk kendaraan listrik, EX2 hadir dalam dua varian dengan karakter berbeda: Pro dengan baterai 40,16 kWh (jarak hingga 410 km) untuk mobilitas lebih luas, dan Max dengan baterai 30,12 kWh (sekitar 310 km) yang lebih pas untuk penggunaan harian dalam kota. Satu detail unik: EX2 menggunakan sistem penggerak roda belakang (RWD), konfigurasi yang jarang ditemui di kelas hatchback kompak.

Kini EX2 sudah dirakit lokal di fasilitas PT Handal Indonesia Motor, Purwakarta, dengan kandungan TKDN mencapai 46,5 persen — faktor yang turut menekan harga jual dan mempercepat waktu tunggu konsumen menjadi sekitar satu bulan.

Paling cocok untuk: pembeli yang ingin mobil listrik pertama dengan budget setara hatchback bensin, dan penggunaan utamanya untuk mobilitas harian dalam kota.

2. Geely EX5 — Pemimpin Segmen SUV Listrik

Kalau EX2 menyasar segmen entry-level, EX5 bermain di kelas yang lebih premium sebagai C-SUV listrik keluarga. Dan hasilnya cukup mengesankan: EX5 berhasil memimpin segmen C-SUV listrik dengan pangsa pasar sekitar 26,5 persen sejak diluncurkan.

EX5 mengusung baterai Short Blade LFP berkapasitas 60 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 495 km — salah satu yang terpanjang di kelasnya — dipadukan motor listrik bertenaga 214 hp, yang menjadikannya paling bertenaga dibanding rival langsungnya di rentang harga Rp400-500 jutaan. EX5 juga menggunakan struktur bodi Cell-to-Body (CTB) yang mengintegrasikan baterai langsung ke struktur bodi, memberi kekakuan struktur sekaligus ruang kabin ekstra lega.

Tersedia dalam dua varian, Pro (mulai Rp465 juta) dengan fitur ADAS L2 dasar, dan Max (sekitar Rp505-512 juta) dengan tambahan fitur kenyamanan seperti kursi memori dan pijat.

Paling cocok untuk: keluarga yang butuh SUV listrik dengan kabin lega, jarak tempuh panjang, dan performa bertenaga untuk perjalanan luar kota.

3. Geely Starray EM-i — Solusi untuk yang Belum Siap Full EV

Starray EM-i mengisi celah antara mobil bensin konvensional dan mobil listrik murni. Menggunakan teknologi Super Hybrid dengan tiga mode berkendara (Pure/listrik murni, Hybrid, dan Power), Starray EM-i memadukan mesin bensin 1.5 liter dengan motor listrik untuk menghasilkan tenaga gabungan hingga 193 kW.

Yang membuat Starray EM-i istimewa adalah jarak tempuh gabungannya: dengan baterai 18,4 kWh terisi penuh dan tangki bensin 51 liter penuh, total jarak tempuh bisa mencapai hingga 1.000 km — cocok untuk perjalanan jarak jauh tanpa kekhawatiran soal ketersediaan charging station, sambil tetap bisa menikmati mode listrik murni (sekitar 83-105 km) untuk mobilitas harian dalam kota.

Dibanderol Rp499-504 juta, Starray EM-i juga dilengkapi paket ADAS lengkap dan fitur unik Vehicle-to-Load (V2L) hingga 6 kW yang memungkinkan mobil ini berfungsi sebagai sumber daya listrik portabel.

Paling cocok untuk: pembeli yang menginginkan efisiensi ala mobil listrik tapi belum siap sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pengisian daya publik.

4. Geely Coolray — SUV Bensin Pertama Geely

Coolray adalah langkah Geely untuk menjangkau konsumen yang masih setia dengan mesin bensin konvensional. Diluncurkan di GIIAS 2026, Coolray adalah SUV kompak 5 seater dengan mesin 1.5 liter turbocharged bertenaga 174 PS dan torsi 290 Nm — tenaga yang tergolong besar untuk kelasnya.

Coolray hadir dalam dua varian: Standard (Rp333 juta) dan Flagship (Rp377 juta) dengan tampilan two-tone dan pelek alloy 18 inci. Mobil ini juga dibekali ADAS Level 2 lengkap serta paket garansi hingga 6 tahun atau 150.000 km — jaminan yang menunjukkan keseriusan Geely membangun kepercayaan di segmen bensin konvensional. Berbeda dari tiga model lainnya, Coolray saat ini masih berstatus impor CBU dari Malaysia, belum dirakit lokal.

Paling cocok untuk: pembeli yang menginginkan SUV kompak modern dengan performa bertenaga dan fitur lengkap, tapi belum tertarik beralih ke kendaraan elektrifikasi.

Bagaimana Cara Memilih di Antara Keempatnya?

Melihat empat model ini berdampingan, cara termudah memilihnya adalah mulai dari dua pertanyaan besar:

Pertama, seberapa besar bujetmu? Kalau di kisaran Rp230-290 juta, EX2 praktis satu-satunya pilihan dari lineup ini. Di atas Rp330 juta, barulah Coolray, EX5, dan Starray EM-i masuk sebagai opsi yang perlu dipertimbangkan bersama.

Kedua, seberapa siap kamu dengan elektrifikasi? Kalau sudah nyaman dan infrastruktur pengisian daya di area domisili mendukung, EX2 atau EX5 adalah pilihan paling efisien secara biaya operasional jangka panjang. Kalau masih ingin fleksibilitas tanpa terlalu bergantung pada charging station, Starray EM-i jadi jalan tengah yang masuk akal. Dan kalau belum tertarik elektrifikasi sama sekali, Coolray tersedia sebagai opsi SUV bensin dengan fitur yang tidak kalah modern.

Satu benang merah yang menarik dari keempat model ini: tiga di antaranya (EX2, EX5, Starray EM-i) sudah dirakit lokal di Purwakarta, menandakan Geely membangun fondasi jangka panjang di Indonesia, bukan sekadar strategi jual-lepas jangka pendek. Hanya Coolray yang untuk saat ini masih berstatus impor CBU.

Kesimpulan

Dengan empat model yang saling melengkapi ini, Geely praktis sudah punya jawaban untuk hampir semua jenis kebutuhan konsumen Indonesia — dari yang mencari mobil listrik pertama dengan bujet terbatas, keluarga yang butuh SUV listrik lega, pembeli yang ingin efisiensi tanpa cemas soal charging station, sampai yang masih setia dengan mesin bensin konvensional. Sebelum memutuskan, langkah paling bijak tetap sama seperti biasa: kunjungi dealer resmi, coba test drive model yang paling sesuai kebutuhanmu, dan bandingkan promo yang sedang berjalan karena harga OTR bisa bervariasi tergantung wilayah dan periode.


Harga dan spesifikasi dalam artikel ini bersifat indikatif per September 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan dealer resmi Geely. Disarankan mengecek harga dan promo terbaru langsung ke diler resmi sebelum membeli.

Share:

More Posts

Send Us A Message